RILIS PERS

Untuk diberitakan pada 7 Oktober 2016 dan seterusnya

screen-shot-2016-10-13-at-10-53-19

Foto: Times Indonesia, diberitakan di: http://www.timesindonesia.co.id/read/134235/20161008/030238/iskindo-siap-kawal-pengelolaan-kelautan-bali/

PELANTIKAN PENGURUS ISKINDO DPW PROVINSI BALI UNIVERSITAS UDAYANA, BUKIT JIMBARAN-BALI

Menjawab kebutuhan dan visi Indonesia untuk mengarusutamankan pembangunan poros maritim, pada tanggal 7 Oktober 2016 bertempat di Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran dilaksanakan acara pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia Dewan Pengurus Wilayah Provinsi Bali (ISKINDO DPW Bali).

ISKINDO DPW Bali berdiri pada tanggal 9 Agustus 2016 di Denpasar dengan tujuan menjadi wadah bergerak, berkarya dan berjuang bersama sarjana kelautan di seluruh Indonesia untuk ikut serta mengawal dan mengakselerasi pembangunan kelautan yang lebih efektif dan berkelanjutan, khususnya di Provinsi Bali. ISKINDO diharapkan menjadi pusat dan jembatan informasi bagi mahasiswa kelautan untuk siap berkontribusi dalam lingkungannya, serta mendorong kepedulian publik pada laut Indonesia.

Terpilih sebagai Ketua ISKINDO DPW Bali pertama, Ni Made Ernawati yang saat ini juga merupakan dosen di Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bali.

ISKINDO DPW Bali berharap dapat bersinergi dan bekerjasama dengan semua pihak, baik pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat khususnya di kawasan pesisir. Selain menargetkan untuk mewadahi sarjana kelautan yang ada dan atau sedang berkarya berbagai daerah yang ada di Bali, ISKINDO DPW Bali berusaha untuk memastikan adanya keterwakilan isu dan persoalan fundamental kelautan dalam pembangunan, serta menyalurkan kontribusi sesuai kapasitas keilmuan kelautan yang dimiliki oleh sarjana kelautan Indonesia.

Fokus ISKINDO DPW Bali meliputi Konservasi dan Keanekaragaman Hayati, Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Perlindungan Nelayan, Pengembangan Usaha dan Jasa Kelautan, serta Pendidikan dan Pelatihan.

Adanya ISKINDO DPW Bali diharapkan memberikan kontribusi terhadap tantangan pengelolaan kelautan di Bali. “Hasil survei gabungan terhadap dampak kenaikan suhu permukaan laut pada terumbu karang yang dilakukan selama Maret-Juni 2016 menunjukkan bahwa 77% terumbu karang di lokasi survei mengalami pemutihan. Di sisi lain, kontribusi sumberdaya laut seperti terumbu karang terhadap perekonomian Bali melalui wisata bahari sudah tidak diragukan lagi,” kata Ni Made Ernawati. “ISKINDO DPW Bali berharap dapat membantu pengelola dan stakeholder untuk memformulasikan solusi yang inovatif dan efektif bagi tantangan-tantangan pengelolaan laut ini”.

“Bali merupakan etalase tantangan sekaligus peluang pengelolaan kelautan nasional” jelas Rahmadi Prasetya, salah satu Penasehat ISKINDO DPW Bali. “Sektor kelautan di Bali beririsan langsung dengan sektor pariwisata yang menjadi prioritas utama ekonomi di Bali. Artinya, pengelolaan kelautan yang baik secara langsung berdampak pada pariwisata” lanjut Rahmadi.

“Viralnya kasus pencoretan karang oleh pelaku wisata baru-baru ini di Nusa Penida yang notabene merupakan kawasan penting wisata dan juga kawasan konservasi laut, secara umum menunjukkan semakin meningkatnya perhatian publik terhadap pengelolaan laut. Ini sekaligus tantangan bagi sarjana kelautan untuk menyediakan solusi yang cepat dan tepat” jelas Rahmadi Prasetya, yang juga kandidat doktor di Universitas Udayana.

Latar belakang ISKINDO

Tanggal 8 Juni 2015, bertepatan dengan Hari Kelautan Sedunia (World Ocean Day), jejaring alumni sejumlah 16 perguruan tinggi di Indonesia berkumpul dan bermusyawarah di Gedung Juang di Jakarta dalam sebuah Simposium Kelautan, dilanjutkan dengan menyelenggarakan Kongres I ISKINDO. Kongres ini akhirnya mendeklarasikan komitmen untuk bergerak bersama, mengakselerasi dan mengawal pembangunan kelautan Indonesia melalui pembentukan wadah Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO). Saat ini tidak kurang dari 15.000 alumni kelautan telah siap dan tengah berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan kelautan.

Kontak:

Ni Made Ernawati 0813 3850 2093 iskindobali@gmail.com

Jensi Sartin 0811 3806 007 jensi.sartin@gmail.com